Jawa timur indonesia

イスラムとは

地球   イスラム(アラビア語:アルイスラム、الإسلام聞く:”神”)は、1つの神、すなわち、神を信じる宗教である提出します。これらの宗教(宗教は、彼の信者が信じて、天から降りて)神の宗教を含めるとアブラハムの宗教団体に含まれる。で10億の人々の4分の1以上の世界[1] [2]の周りの信者は、キリスト教に次いで世界で、イスラム世界第2位の宗教を作っている[3]。イスラム””、提出を意味するか、完全に神(アラビア語:الله自分の降伏神)[4]。イスラム教徒として知られ、”一人の神”を提出[5] [6]の意味、または、より完全な追従男性用と女性用の女子リーグでは、イスラム教徒だった。イスラム教はアッラーが人間に預言者や使徒の使徒を介して彼の言葉明らかに教えており、誠実には、ムハンマドは最後の預言者と使徒だったと信じて、地球に神によって送信されます

 


このセクションの主な記事です:神と神の唯一性
イスラムのTeologikal基本的な概念タウヒードであるという信念がある唯一の神です。神のためにアラビア語長期神され、ほとんどの科学者は神の言葉言葉を他の縮合反応から得られると考えています()とʾ神’(神々は、男性の形式)、”神”(アル起源イラー’)が、別のセットを意味アラム語Alāhā [21]神の言葉という言葉もクリスチャン(キリスト教徒)とユダヤ人は、新約聖書と七十人のアラビア語浩theosからの翻訳として使用されます。 5つの柱、イスラムの、最初にされているの信条(認識)に記載されタウヒード証言:

“لاإلهإلااللهمحمدرسولالله

存在しない神は、アッラーとムハンマドはアッラーの使徒である
  ”

統合の概念を明確にし、Surahアル単純Ikhlasの翻訳ですが注がれています:

と言う:”アッラー(神)は、全能の神です。
神は、神は彼にすべてのものに依存です。
彼は誕生とはまた、ひとりです。
と誰もが彼に等しい。”
名前は”アッラー”とは、複数のフォームを持つ特定の性別に関連付けられていません。イスラム教では、として、クルアーンの中で提示ささんの意見:

“(彼は)は、Creatorは天と地の一つです。彼はあなた用に独自の種のペアと家畜種のペアから作ら(も)、彼の犬をそのようにした。彼のようなものはない、かれは全聴と見て”です。 (灰- Shu’ara [42]:11)
神は、神の名前を()と、神のみが神としてはアルクルアーンを介して人間に彼の紹介:

“見よ、私は神はない、神は私より(右)ので、私と私の記憶のための正規の祈りを確立するの礼拝”です。 (タハ[20]:14)
を使用して、アッラーの言葉の統一という言葉を示します。ムスリムは、神は彼らの礼拝は、同じ神のユダヤ人やキリスト教徒は、この場合に備えて、神はアブラハムのだと思います。しかし、イスラムは、三位一体のキリスト教の教義を拒否するが、この多神教考えられているを理解することだ。

コーラン、ニサーア[4]:71引用:

ブックの”Oの人々は、宗教の限界を超えていないアッラーについての真実を除いては言いません。本当にアルMasih、メアリーのイーサーはアッラーの使徒とされます(つまり彼の文章で)が作成されますメアリーに、と爆発(と伝え彼から)の精神です。だから彼。と言っていない:”神3″ですが、使徒たちとでは、それを言うから停止すると思います。それはあなたに。アッラーは全能の神がよいでしょう。ほとんどの聖なる神天と地のすべての子、およびかれています。Enoughをアッラーの事務の処理業者としては、”属しています。
神は任意の(灰に類似していないので、偶像崇拝も軽蔑につながる可能性があるShu’ara [42]:イスラム教、視覚化、あるいは、神の描写では、禁止されて正当化されることができない11)。代わりに、イスラム教徒は、99名の神の説明としては、コーランで見つかった/タイトル/神の形容(asma’ul husna)彼の神聖な性質について説明します。

Muslim AS Ramai-Ramai Belajar ISLAM ke Arab Saudi

muslim as ramai2 belajar islam ke arab saudi      Rombongan Muslim asal Amerika yang berjumlah 75 orang, beberapa diantaranya mualaf, ramai-ramai berkunjung Saudi untuk melaksanakan umrah sambil belajar agama Islam langsung dari para pemuka Muslim di Saudi. Perjalanan umrah sekaligus studi Islam itu diselenggarakan oleh lembaga Al-Qur’an wa As-Sunnah Society yang berbasis di New York.

Ulama senior Saudi diantaranya Mufti Besar Saudi Abdil Aziz Aal Syaihk ikut memberikan ceramahnya. Pada kesempatan itu, Aal Syaikh memberikan penjelasan tentang terorisme dan bom bunuh diri dalam pandangan Islam dan menghimbau rombongan dari AS itu untuk menghormati non-Muslim.

“Islam adalah agama yang damai dan penuh kasih sayang. Islam mengecam segala bentuk terorisme dan pelaku teror adalah orang tidak paham agama Islam dan selayaknya takut pada azab Allah,” kata Mufti Saudi.

Dalam program umrah dan studi Islam yang berlangsung selama tiga minggu itu, rombongan yang berasal dari berbagai latar belakang, terdiri dari para mualaf, imam masjid, khatib, bahkan para profesional di bidang teknologi informatika, dokter dan pengusaha yang membawa serta keluarganya, mendapatkan pelajaran tentang tauhid, ilmu hadis, fiqih dan spiritualitas. Bagi para muslimahnya, diberikan ceramah khusus tentang perempuan dalam Islam serta studi ilmu tajwid.

“Kami datang ke sini untuk menimba ilmu dan memperkuat keimanan kami,” kata Zahid Rashid, lulusan Universitas Umm Al-Qura yang sekarang menjadi presiden Al-Qur’an wa As-Sunnah Society di New York.

Program studi Islam yang diselenggarakan lembaga pimpinan Rashid ini bisa dibilang langka di negara-negara non-Muslim seperti di AS. Dalam program belajar Islam langsung ke Saudi, para peserta mendapatkan kesempatan istimewa untuk duduk bersama dengan Imam Masjid Nabawi, Syaikh Ali Abdul Rahman Al Hudhaify yang memberikan pelajaran ilmu membaca al-Quran dengan benar selepas salat Isya sampai jam 02.00 dinihari. Dengan sabar, Syaikh Al-Hudhaify mendengarkan bacaan Qur’an seluruh peserta.

Setelah mengikuti program studi ini, para peserta diharapkan bukan hanya makin tebal keimanannya terhadap Islam, tapi juga paham bagaimana harus bersikap terhadap Muslim dan non-Muslim, paham akan bahaya terorisme dan yang terpenting mereka makin bersemangat untuk terus memperdalam agama Islam.

Salah seorang anggota rombongan adalah Imani, muslimah berusia 37 tahun. Imani beragama Kristen sebelum masuk Islam pada usia 19 tahun. Ia mengungkapkan, Islam telah mengeluarkannya dari kehidupannya yang hitam dan sekarang ia aktif berdakwah di masjid-masjid dan merawat 13 orang anak.

“Salah satu hal terbaik dalam hidup saya adalah datang ke tanah suci untuk belajar Islam,” kata Imani mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkunjung ke Makkah dan Madinah.

Lain lagi pengalaman Hamza Jayinz Mckind asal Columbus, Ohio. Ia adalah putera seorang pendeta Kristen dan ia sendiri calon pendeta. Jalan hidupnya berubah total ketika ia berkesempatan bekerja di sebuah sekolah Islam.

“saya menemukan banyak hal dalam Islam yang pernah saya pelajari sebelumnya di Alkitab, tapi di AlQuran lebih detil. Saya menemukan kebenaran dalam al-Quran dan memutuskan untuk masuk Islam. Dua bulan kemudian, ibu saya ikut masuk Islam,” tutur Mckind.

Perjalanan ke Saudi untuk belajar Islam merupakan pengalaman tak terlupakan bagi seluruh rombongan. “Kami semua merasakan kedekatan pada Allah. Di sini kami bukan cuma umrah, tapi juga menuntut ilmu langsung dari keturunan Nabi,” kata seorang peserta yang tidak mau disebut namanya.

Dan ketiba tiba saatnya rombongan meninggalkan tanah suci, adalah saat yang paling mengharukan. Hampir semua rombongan Muslim asal AS itu menitikkan airmata. Pihak Al-Qur’an wa Sunnah Society mengucapkan terima kasih pada kementerian agama Saudi, gubernur Makkah dan Madinah dan para ulama yang telah membantu menyumbangkan tenaga dan pemikirannya dalam program studi yang berlangsung sejak tanggl 16 Juli sampai 3 Agustus 2009

http://eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/muslim-as-ramai-ramai-belajar-islam-ke-saudi.htm

MAROKO ( MENJADI DA’I DI DALAM BIS)

bisxPara anak muda Maroko telah menciptakan sebuah pekerjaan baru selama bulan suci Ramadhan ini yaitu sebagai “Dai atau penceramah di Bis”. Pekerjaan kontroversial ini telah mendapatkan persejutuan para ulama dan namun mendapat kritikan dari peneliti sosiologi.

Model pekerjaan ini, sekelompok anak muda naik ke bis dan mulai menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan yang lainnya mendatangi satu persatu penumpang dengan menawarkan buklet dan kaset-kaset berisi ceramah agama dari dai-dai terkenal Maroko dan Arab untuk dijual. Kadang-kadang mereka membacakan bagian-bagian dari isi ceramah kepada para penumpang untuk membujuk supaya mau membeli barangan dagangan mereka.

Menjadi penceramah agama di bis mengikuti nasehat dari Nabi, di dalam hadits dikatakan bahwa semua umat Islam harus menyampaikan ajaran Islam, kata seorang dai Maroko Syaikh Mohamed al-Sahabi.

“Ketika mereka menyebarkan kaset dan buklet yang berisi ceramah dan nasehat-nasehat agama, mereka sedikit banyak telah menyampaikan ajaran Islam,” katanya kepada Al Arabiya.

Sahabi menambahkan bahwa para pemuda itu bisa memiliki pengaruh yang lebih mendalam daripada kebanyakan orang yang hanya bisa berpikir – sedangkan mereka bisa membantu membimbing orang ke jalan yang benar.

“Satu ceramah agama bisa membuat seorang penjahat atau seorang pencuri bertobat dan meminta ampun kepada Tuham. Para dai juga akan mendapatkan pahala dari Allah atas upaya mereka dalam membimbing umat keajaran Islam.”

Ketika ditanya apakah ada masalah dengan berceramah di bis, Sahabi menyangkal kalau ada masalah. Dia berpendapat bahwa menyampaikan firman Allah boleh di mana saja.

“Yang paling penting adalah bahwa mereka melakukannya ikhlas karena Allah dan Islam dan tidak untuk keserakahan atau bertujuan semata-mata hanya untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak layak.”

Bagi penceramah Lahssen Abou Ewees, para anak muda yang berdakwah dengan berceramah di bis telah memanfaatkan jaman modern dengan beradaptasi dengan tuntutan dan perubahan.

“Seorang penceramah tidak mesti selalu harus berceramah di dalam masjid,” katanya kepada Al Arabiya.”Sebaliknya, berdakwah di dalam bis bisa lebih berpengaruh daripada di dalam masjid karena di dalam bis berbagai macam orang ada disana.”

Di sisi lain, Idris Karam seorang sosiolog melihat berdakwah dengan berceramah di dalam bis sebenarnya murni bisnis dan berpendapat bahwa mayoritas para pemuda yang menjual buku dan kaset tidak mengerti isi apa yang mereka jual.

“Mereka hanya mempelajari bagian-bagian dari isi ceramah yang menarik hati mereka dan membacakan hal tersebut kepada para penumpang untuk membujuk para penumpang membeli barang dagangan mereka,” katanya kepada Al Arabiya. “Merela melakukan ini hanya untuk mempromosikan barangan dagangannya.”

Para penceramah tersebut memilih bis karena mereka bisa mendapatkan berbagai macam orang yang tidak bisa mereka temukan di tempat lain dan hal itu akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, tambah Karam.

“Sebuah bis seperti sebuah komunitas kecil. Ada yang kaya dan ada yang miskin, ada pekerja dan ada yang pengangguran serta ada yang buta huruf dan adapula yang terpelajar.”

Hal yang baik dengan berceramah di bis menurut Karam, karena bis merupakan tempat tertutup. Dan ini membuat lebih mudah mempengaruhi orang. Para penumpang juga tidak berpergian untuk waktu yang lama dengan menggunakan bis di dalam kota, jadi mereka tidak mendapat kesempatan untuk berpikir dahulu sebelum membeli.

Karam menolak untuk menamakan para anak muda tersebut sebagai seorang “pendakwah”, karena menurut dia mereka belum layak dan tidak memenuhi persyaratan untuk berceramah.

“Seorang pendakwah atau penceramah harus mempunyai tempat khusus dan para jamaah tetap yang dapat kembali kapanpun mereka mau. Dan hal ini tidak berlaku untuk para penumpang bis.”

Yah, setidak-tidaknya hal ini lebih baik daripada yang ada di Indonesia, cuman bermodal sedikit ayat-ayat Quran dan sholawat – meminta sumbangan kepada para penumpang bis. Yang kita sendiri tidak tahu, uang itu sendiri akan dipakai untuk apa. (fq/aby ,http://eramuslim.com/berita/dunia/pekerjaan-baru-di-maroko-menjadi-penceramah-di-bis.htm)

SEBAB 17 RAMADHAN DIKATAKAN SEBAGAI NUZULUL QURAN

kemuliaan-sholat-dhuhaTentang bagaimana Al Qur’an itu diturunkan dari Lauh Mahfuzh maka ada beberapa pendapat dikalangan para ulama :

1. Al Qur’an diturunkan sekaligus ke langit dunia pada malam Lailatul Qodr kemudian diturunkan dengan cara berangsur-angsur sepanjang kehidupan Nabi saw setelah beliau diutus di Mekah dan Madinah. Banyak para ulama yang mengatakan bahwa pendapat inilah yang paling benar berdasarkan suatu riwayat dengan sanad yang shahih dari Ibnu Abbas yang telah dikeluarkan oleh Hakim dan Baihaqi serta yang lainnya, dia mengatakan bahwa Al Qur’an diturunkan pada suatu malam ke langit dunia yaitu Lailatul Qodr kemudian diturunkan setelah itu selama dua puluh tahun kemudian dia membaca :

وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا
Artinya : “Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik .” (QS. Al Furqon : 33)

وَقُرْآناً فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنزِيلاً
Artinya : “Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS. Al Isra : 106)

Hakim dan Ibnu Abi Syaibah mengeluarkan dari Ibnu Abbas yang mengatakan,”… maka Al Qur’an diletakkan di Baitul Izzah dari langit dunia lalu Jibril turun dengan membawanya kepada Nabi saw.’

Terdapat beberapa riwayat lain dari Ibnu Abbas dengan sanad-sanad yang tidak bermasalah yang menguatkan makna itu.

2. Al Qur’an diturunkan ke langit dunia pada 20 malam Lailatul Qodr atau 23 atau 20 atau 25—sebagaimana adanya perbedaan pendapat tentang lamanya Rasulullah saw menetap di Mekah setelah diutus—di setiap malam lailatul qodr diturunkan sejumlah tertentu sesuai dengan ketetapan Allah swt setiap tahunnya lalu turun setelah itu secara berangsur-angsur di seluruh tahunnya, demikianlah pendapat Fakhrur Rozi dan dia sendiri tidak berpendapat tentang apakah pendapat ini atau pendapat pertama yang lebih utama.

3. Al Qur’an diturunkan pertama kali pada malam Lailatul Qodr kemudian diturunkan setelah itu dengan cara berangsru-angsur pada waktu yang berbeda-beda, demikianlah pendapat Sya’bi.

4. Al Qur’an diturunkan dari Lauh Mahfuz sekaligus dan malaikat-malaikat penjaga menurunkannya secara berangsur-angsur kepada jibril selama 20 malam lalu Jibril menurunkannya secara berangsur-angsur kepada Nabi saw selama 20 tahun. Ini adalah pendapat yang aneh. (Fatawa al Azhar juz VII hal 469)

Adapun yang menjadi dasar kaum muslimin didalam memperingati Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan dimungkinkan karena pada tanggal itu diturunkannya ayat pertama dari surat al Alaq kepada Nabi Muhammad saw,

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ﴿١﴾
خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ﴿٢﴾
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ﴿٣﴾
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ﴿٤﴾
عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ﴿٥﴾

 

Artinya : ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.” (QS. Al A’laq : 1 – 5)

Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir didalam kitabnya ”Al Bidayah wa an Nihayah” menukil dari al Waqidiy dari Abu Ja’far al Baqir yang mengatakan bahwa awal diturunkannya wahyu kepada Rasulullah saw adalah pada hari senin tanggal 17 Ramadhan akan tetapi ada juga yang mengatakan tanggal 24 Ramadhan.

Wallahu A’lam

Dikutip dari http://eramuslim.com/ustadz-menjawab/nuzulul-qur-an.htm

Futsal Bareng PPI Nagoya

 

山菜うどん

DSC00107

Namanya sansai udon yang dijual di kanayama eki lantai 2.Dai sukina udon (mie kesukaan saya)
370 yen +gorengan (kaki age) 130 yen = 500 yen sudah kenyang bgt.

Minggu yang sangat melelahkan.Dari jam 7 pagi rencana silaturrohmi ke tempat mas zamroni ( 20 agustus mendatang insyaAlloh pulang Indonesia)akhirnya terlaksana juga.Alhamdulillah naik kereta MEITETSU LINE sampai Nagoya dan langsung norikae ke JR line jurusan Toyohashi via minami odaka,jam 9 sampai di odaka mess ,biasa ketemu dengan temen2 tercinta seiman seperjuangan.Senangnya bisa kumpul bareng2.
Eh katanya ada main futsal persabatan dengan PPI Nagoya,ya sudah akhirnya ikut juga pergi ke Nagoya University .Disalahsatu lapangan sana kita bareng2 main futsal sayangnya nggk bawa sepatu jadi cuma kebagian jaga anak kecil dan fotografer .

DSC00067

Eh…kok masuk………he he he he

DSC00090

Capek capek kerja semingguan sepertinya hilang dengan bercanda ,bermain bersama ,bahkan sholat jamaah dhuhur ,ashar bareng biarpun bukan di masjid tapi di tempat terbuka,yang kankenai ( tak perduli biarpun orang jepang lalu lalang sana sini)sholat kan wajib.
Kebersamaan sulit kita temukan dikala kita termenung saja di apartemen masing masing.Tetapi tidak dengan kami yang ada di Nagoya japan.bersama Ukhuwah Muslim Indonesia Nagoya Japan ,dakwahkan islam bersama,membikin event event yang islami,menghidupkan nilai2 islam di jepang,yang kebanyakan orang meninggalkannya klo pas pergi kemana.tetapi bagi kami bumi adalah hamparan sajadah bagi kami.
Semoga Alloh tetap menolong kami untuk bisa senantiasa berada di JalanNYA. Amin….

DSC00058

Saya di depan salah satu gedung Nagoya university

DSC00070

Striker andalan kita akh Hasbulloh

DSC00091

Capekk….ahh.Pulang ….mampir makan udon yuk….di Kanayama .
Capek jalan-jalan di oosu kannon beli boneka jepang ,mampir ke udonk kesukaan di kanayama eki.Lagian naik kereta bawah tanah kan kalou punya norihodai kippu (DO NICHI KIPPU) alias dengan satu tiket bisa keliling,nagoya dengan bis kota maupun chikatetsu seharian penuh,kluar masuk eki (stasiun)hanya dengan satu tiket saja.
Perut sudah kenyang,waktu udah hamper jam 6 ,akhirnya aku putuskan pergi ke masjid honjin Nagoya untuk sholat magrib berjamaah.Karena diluar ujan rintik-rintik kutunggu saja waktu masuk sholat isya,waktu ketemu sama imam masjid ,gomen nasai mo nisshukan gurai doyoubi konaku natte shimatta.karena kesibukan sehingga menyita waktu untuk bantu imam ngajar ngaji sama anak2 jepang di majid pada tiap sabtu sore.
Gimana ya kabarnya kodomo tachi (anak2 ).Sudah lama nggak ketemu kangen juga ya sama candanya,and lucu-lucunya.Karena jam udah malam langsung cabut dari masjid menuju ke stasiun Nagoya dengan naik kreta higashiyama line pindah ke meitetsu line sampai jimokuji station.dan kujemput kesayanganku yang keujanan sampai basah kuyup di parkiran station yakni watashino jitensha ( onthel kesayanganku) .kukayuh sampai ke apartmen. Ah..nyampai juga dirumah.Terima kasih ya ALLOH telah kembali dengan selamat biarpun capek…..he he ..biarpun begitu,dengan kecapekan itu bisa pulas tidurnya sampai pagi.

Mukhayyam Pendakian Fujiyama Bersama UMIN Japan

DSC01080